Belajar dari Al Imam Izz Bin Abdussalam Tentang Keberanian Dalam Menyampaikan Kebenaran – Ini adalah sebagian kisah dari banyak kisah yang menceritakan keberanian sosok ulama yang bergelar sultanul ulama atau rajanya ulama, yakni al imam Izz bin Abdussalam rahimahullah dalam beramar ma’ruf nahi munkar, khususnya kepada penguasa. Dikisahkan, suatu waktu sang imam masuk ke istana dan menjumpai bahwa sultan Mesir dan para punggawanya sedang berkumpul dan berpesta dengan meriahnya. Beliau lantas berkata kepada sultan : “Wahai Sultan, apa argumenmu di hadapan Allah ketika kelak Dia bertanya kepadamu : ‘Bukankah Aku telah memberimu tanah Mesir lalu mengapa kamu mengizinkan adanya khamr dan kemaksiatan ?” Sang Sultan lalu bertanya heran, “Apa yang anda maksudkan ?” Karena Sultan dan orang-orangnya saat itu meski mereka sedang berpesta-pora tapi tidak ada khamr atau makanan haram lainnya yang dihidangkan. Imam Izz kembali berkata : “Turun dan lihatlah di kedai-kedai, engkau akan menemukan masih ada yang menjual khamr dan barang maksiat lainnya.” Mendengar itu sang sultan pun menjawab, “Oh kalau itu bukan salahku. Sejak zaman ayah dan kakakku juga sudah demikian.” Imam Izz lantas menukas tegas , “Apakah dirimu termasuk orang-orang yang akan menjawab, إِنَّا وَجَدۡنَاۤ ءَابَاۤءَنَا عَلَىٰۤ أُمَّةࣲ وَإِنَّا عَلَىٰۤ ءَاثَـٰرِهِم مُّهۡتَدُونَ “Sungguh nenek moyang kami […]
Artikel Belajar dari Al Imam Izz Bin Abdussalam Tentang Keberanian Dalam Menyampaikan Kebenaran pertama kali tampil pada SD Islam Terbaik di Pekanbaru | Program Tahsin & Tahfidz Qur’an.
http://dlvr.it/Sb6Xtc
