Teladan Ketawadhu’an Ibnu Mubarak

Teladan Ketawadhu’an Ibnu Mubarak – Al imam Abdullah bin Mubarak pernah ditanya oleh seseorang sebuah masalah dalam agama, sedangkan di sampingnya ada imam Sufyan bin Uyainah, maka ia menjawab : إنا نُهينا أن نتكلم عند أكابرنا“Sungguh kami ini dilarang dari berbicara disisi pembesar-pembesar kami.” Ibnu Mubarak pernah hadir di majelis ilmunya al imam Hammad bin Zaid. Maka karena kedatangan ulama besar ini, orang-orang meminta kepada Hammad agar mempersilahkan Ibnu Mubarak menyampaikan ilmu di kesempatan itu. Maka Hammad berkata kepadanya : “Wahai Abu Abdurrahman, sampaikanlah ilmu kepada mereka.” Maka Abdullah bin Mubarak menjawab : “Subhanallah. Wahai Abu Ismail (Hammad), bagaimana aku akan menyampaikan ilmu sedangkan di sini ada dirimu ?” Hammad menjawab : “Aku bersumpah, engkau harus mau melakukannya.” Abdullah bin Mubarak pun menjawab : “Baiklah kalau memang harus demikian…”Lalu ia pun memulai menyampaikan ilmu dengan membaca hadits demi hadits kepada jamaah namun uniknya dengan pembuka yang semuanya sama:حدثنا أبو إسماعيل حماد بن زيد عن…“Telah menceritakan kepada kami, Abu Ismail Hammad bin Zaid dari…”Yakni, Abdullah bin Mubarak menyampaikan dalam ta’limnya semua hadits yang hanya bersumber dari sang empunya majelis, Hammad bin Zaid. Tanpa sehuruf pun menambahkan dari sumber lain ! Hal ini menunjukkan keluasan ilmunya, kekuatan hafalannya sekaligus ketawadhu’annya. Seakan beliau […]

Artikel Teladan Ketawadhu’an Ibnu Mubarak pertama kali tampil pada SD Islam Terbaik di Pekanbaru | Program Tahsin & Tahfidz Qur’an.
http://dlvr.it/SZzrFP

Tinggalkan komentar